Komitmen Kenyamanan: Cara KAI Daop 3 Cirebon Kawal Kesehatan Penumpang di Masa Nataru

Selama masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang berlangsung 18 hari, KAI Daop 3 Cirebon telah memberikan pelayanan kesehatan kepada 58 penumpang. Layanan ini diberikan untuk memberikan kenyamanan penumpang selama dalam perjalanan. 

Berdasarkan data yang dihimpun dari 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, Pos Kesehatan yang beroperasi di sejumlah stasiun di wilayah Daop 3 Cirebon telah menangani keluhan penumpang yang sakit, dari keluhan sakit ringan hingga berat. Keluhan yang paling umum ditangani antara lain kelelahan, tekanan darah rendah dan tinggi, pusing, masuk angin dan gangguan pencernaan. 

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin menyatakan bahwa layanan kesehatan ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menyediakan perjalanan yang nyaman dan memberikan ketenangan bagi para penumpang. 

"Keberadaan Poskes di stasiun menjadi titik penting pertolongan pertama bagi penumpang yang mengalami gangguan kesehatan di perjalanan, terutama saat kepadatan penumpang tinggi seperti selama angkutan Nataru. Petugas kesehatan kami siaga untuk memberikan pelayanan terbaik kepada penumpang yang mengalami gangguan kesehatan," ujar Muhibbuddin. 

Dari lima Poskes yang beroperasi di Stasiun Cirebon, Stasiun Cirebon Prujakan, Stasiun Jatibarang, Stasiun Haurgeulis dan Stasiun Brebes, terdapat 53 penumpang yang mengalami sakit ringan, langsung dilakukan pemeriksaan dan diberikan obat. Selanjutnya penumpang tersebut masih sanggup melanjutkan perjalanan. Sementara 5 penumpang yang mengalami sakit berat seperti kejang, sakit lambung, dan sesak nafas, dirujuk ke rumah sakit terdekat. 

Bagi penumpang kereta api yang mengalami gangguan kesehatan di tengah perjalanan, bila ingin mendapatlkan layanan kesehatan, dapat melaporkan kepada Kondektur melalui nomor WhatsApp yang tertera di papan informasi pada setiap kereta. Setelah menerima laporan, Kondektur akan segera berkoordinasi dengan unit-unit terkait untuk dilakukan layanan kesehatan di stasiun terdekat yang terdapat Pos Kesehatan. Setelah mendapat informasi, petugas kesehatan di stasiun akan bersiap melakukan penanganan segera setibanya kereta api, sehingga proses pelayanan dapat berjalan dengan sangat cepat dan efektif.

“Tidak semua penumpang saat melakukan perjalanan dalam kondisi sehat. Karena situasi dan  kondisi yang menjadikan pelanggan tidak bisa menunda perjalanan walaupun dalam kondisi sakit. Untuk itu kami mengambil langkah antisipasi dengan menyediakan layanan kesehatan gratis di Poskes stasiun,“ kata Muhibbuddin. 

“Ini bukan hanya tentang layanan, tapi bagaimana membuat penumpang merasakan ketenangan saat di perjalanan sekalipun dalam kondisi yang kurang sehat,” pungkas Muhibbuddin.


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama